Logitech Hadirkan Mouse Bluetooth Terbaru

Logitech menghadirkan Logitech Bluetooth Mouse M557. Mouse ini dapat dihubungkan ke perangkat PC, Mac atau tablet Windows 8. Mouse ini diklaim memiliki konsumsi tenaga yang sangat irit. Sehingga, mampu memperpanjang siklus penggantian baterainya hingga satu tahun.
Logitech Hadirkan Mouse Bluetooth Terbaru
“Mouse wireless dapat memberikan keleluasaan yang lebih dibandingkan dengan mouse biasa. Namun, ada beberapa kendala yang sering dihadapi penggunanya, seperti seringnya penggantian baterai, serta perlunya tambahan receiver jika mereka ingin berpindah perangkat,” kata Kurniadih Sutanto, Country Manager Logitech Indonesia melalui keterangan resminya yang diterima, Rabu (26/2/2014). 

Menurutnya, hal tersebut terkesan merepotkan dan menjadikan banyak konsumen enggan untuk berpindah dari mouse konvensional ke mousewireless. Desain Logitech Bluetooth Mouse M557 yang unik menjadikan tangan penggunanya terasa nyaman ketika menggenggamnya.  

Untuk memudahkan dan mempercepat perpindahan antara desktop tradisional Windows dengan aplikasi, serta antarmuka Windows 8 full screen, mouse baru ini dilengkapi dengan sebuah tombol khusus yang terletak di belakang scroll wheel. Sensor optik high-definition 1000 dpi memastikan kendali kursor yang mulus dan responsif agar pengguna dapat bekerja dengan lebih akurat dan nyaman di berbagai permukaan alas. 

Wheel pada Logitech Bluetooth Mouse M557 memiliki fitur side-to-side scrolling yang menjadikan pengguna dapat menggerakkan wheel ke kiri dan ke kanan untuk bergerak antar halaman webwindow dan aplikasi yang terbuka. Selain itu, pengguna dapat mengatur setiap tombol di mouse wireless ini sesuai dengan kebutuhan melalui sebuah softwarekhusus yang dapat diunduh di website resmi Logitech.

Logitech Bluetooth Mouse M557 telah tersedia di pasar Indonesia dengan harga USD43,99.


Nokia Sabet 2 Penghargaan di MWC 2014

Gelaran acara Mobile World Congress 2014 yang dihelat di Barcelona mengumumkan ponsel-ponsel terbaik berdasarkan kategori. Dan Nokia jadi perusahaan produsen ponsel yang menyabet dua gelar sekaligus. Teknologi Indonesia
Nokia Sabet 2 Penghargaan di MWC 2014
Penghargaan Global Mobile Awards 2014 memberikan dua gelar terbaik pada Nokia dalam kategori yang berbeda. Gelar tersebut yakni smartphone murah terbaik dan feature phone terbaik di dunia. 

Gelaran ponsel paling murah terbaik diberikan pada Nokia Lumia 520. Yang menarik, Nokia Lumia 520 adalah satu-satunya ponsel murah berbasis Windows Phone di antara nominasi lainnya yang bersistem operasi Android. “Sebuah smartphone yang tak buruk kualitasnya, pelopor ponsel murah dari upaya Nokia,” demikian komentar perwakilan juri GMA seperti dikutip dari GSMArena, Kamis (27/2/2014).

Para pesaing yang mampu disingkirkan oleh Nokia Lumia 520 antara lain Lenovo A390T, Samsung Galaxy Young, Sony Experia E, dan Xiaomi Hongmi. Kisaran harga murah di sini berada di angka USD150 atau sekira Rp1,7 juta (kurs 11.635 per USD).

Sedangkan untuk kategori feature phone terbaik diberikan pada ponsel Nokia 105. Dalam kompetisi pada kategori ini, Nokia tak memiliki saingan dari merek lain. Keseluruhan nominasi disapu bersih oleh ponsel-ponsel pabrikkan Nokia. 

Nominasi yang disingkirkan oleh Nokia 105 antara lain Nokia 208, Nokia 515, Nokia Asha 210, dan Nokia Asha 503. Pada tahun lalu, pemenang dalam kategori ini pun juga disabet oleh Nokia dengan ponsel Nokia Asha 305.


Motorola Rilis Smartwatch Tahun Ini

Motorola memastikan akan turut meramaikan pasar smartwatch. Perangkat wearable Motorola ini akan meluncur pada akhir 2014.
 Motorola Rilis Smartwatch Tahun Ini
Senior Vice President Rick Osterloh, mengungkapkan bahwa smatwatch besutan Motorola bisa memberikan jalan keluar dari sejumlah isu yang dimiliki perangkat serupa saat ini.
 
"Kami sedang membuat jam tangan yang akan tersedia pada tahun ini. Kami bertujuan untuk menangani isu-isu konsumen seperti gaya dan daya tahan baterai," jelas Osterloh, seperti dilansir Trusted Reviews, Kamis (27/2/2014).
 
Rencana Motorola ini sebenarnya sudah diduga sejak Desember 2013. Perusahaan diketahui mengajukan paten untuk memproduksi smartwatch dengan layar fleksibel.
 
Konfirmasi Motorola ini menyusul rivalnya, Samsung, yang baru saja meluncurkan smartwatch terbaru yaitu Gear 2. Perangkat wearable ini didukung OS Tizen, dan diprediksi lebih baik daripada Galaxy Gear.


Motorola Perluas Pemasaran Moto X

Motorola semakin memperluas pemasaran smartphone andalannya, Moto X. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu berencana memasarkan Moto X ke lebih banyak negara, salah satunya India. Informasi Penting
 Motorola Perluas Pemasaran Moto X
Rencana kehadiran Moto X di India, menyusul kesuksesan Moto G yang telah terlebih dahulu meluncur. Menurut Motorola, Moto X dijadwalkan meluncur di India dalam beberapa pekan mendatang. Demikian dilansirSoftpedia, Kamis (27/2/2014).
 
Selain itu, smartphone ini juga akan dirilis di Australia dalam waktu bersamaan. Sebelumnya, Moto X dikabarkan akan hadir di negara tersebut pada akhir Januari atau awal Februari.
 
Sama seperti Moto G, Motorola kemungkinan akan memilih jalur distribusi online untuk Moto X di kedua negara. Namun ada kemungkinan sejumlah operator Australia akan menambahkan Moto X dalam portofolio mereka.


HTC Rilis Video Bocoran Ponsel Terbaru

 Produsen ponsel asal Taiwan, HTC, sudah bersiap-siap meluncurkan smartphone terbarunya. Terkini, HTC merilis video yang berisi sedikit bocoran mengenai kualitas unggulan ponsel terbarunya.
HTC Rilis Video Bocoran Ponsel Terbaru
Seperti diketahui, 25 Maret 2014 adalah waktu yang sudah ditetapkan oleh HTC sebagai tanggal peluncuran ponsel yang rumornya memiliki nama sandi M8. Dalam video bocoran tersebut, dikatakan bahwa ponsel HTC terbaru akan memiliki kualitas suara yang mengagumkan.

HTC menyebutnya dengan speaker BoomSound. Pada video berdurasi 1 menit 58 detik tersebut terdapat dua orang teknisi sound yang menjabarkan tentang kualitas suara yang dihasilkan oleh ponsel HTC terbaru. Namun sayangnya, gambar ponsel dan gerak mulut teknisi tersebut dibuat blur dan suaranya disensor sehingga masih menimbulkan tanda tanya.

Dalam video tersebut juga memiliki tagline dengan tanda pagar #HTCOneUp, yang memiliki arti memiliki level lebih tinggi satu tingkat dibandingkan dengan perusahaan kompetitor yang barus saja merilis ponsel flagship, yakni Samsung Galaxy S5. Yang seperti diwartakan sebelumnya kalau HTC sudah dua kali mengejek Galaxy 5S. Untuk melihat video lengkapnya, klik tautan berikut.


Canon Belum Berencana Rilis Kamera Android

Android saat ini tengah berada di puncak popularitas. Berbagai vendor pun meluncurkan produk berbasis sistem operasi (OS) mobile tersebut, termasuk kamera. Berita Teknologi
Canon Belum Berencana Rilis Kamera Android
Kendati demikian, Canon sebagai salah satu produsen kamera terbesar belum berencana meluncurkan produk berbasis OS milik Google tersebut. Hal ini diungkapkan Division Manager Image Communication Product Division PT. Datascrip, Sintra Wong. PT. Datascrip merupakan distributor tunggal produk pencitraan Canon di Indonesia.

"Saat ini kami belum berencana meluncurkan produk berbasis Android," ungkap Sintra dalam acara peluncuran kamera saku digital seri PowerShot dan IXUS terbaru di Arttotel Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Namun ia menambahkan, Canon tidak menutup kemungkinan untuk turut meramaikan pasar perangkat Android. Terlebih jika Android memperlihatkan pertumbihan positif untuk industri kamera.

Sintra pun tak merasa Canon ketinggalan, walau sejumlah kamera telah menggunakan Android. Menurutnya, Canon sejauh ini selalu bisa memenuhi kebutuhan para pecinta fotografi, baik pemula hingga profesional.

"Kami masih wait and see. Tapi yang pasti fokus kami adalah menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Canon memiliki banyak fitur dan itu sesuai dengan kebutuhan dan berguna bagi konsumen," jelasnya.


Canon Luncurkan Jajaran PowerShot & IXUS Terbaru

Canon melalui PT. Datascrip selaku distributor tunggal produknya di Tanah Air, meluncurkan rangkaian seri kamera saku digital terbaru. Antara lain adalah seri PowerShot SX700 HS, S200, dan SX600 HS, serta seri IXUS 265 HS, 145, dan 155. Jangan Klik

PowerShot S200, SX700 HS, SX600 HS, dan IXUS 265 HS, dilengkapi dengan teknologi nirkabel Wi-Fi, yang bisa mempermudah pengguna mengunggah foto dan video ke portal Canon iMage Gateway (CiG). Khusus untuk PowerShot SX700 HS, SX600 HS, dan IXUS 265 HS, dilengkapi konektivitas Near Field Communication (NFC).
Canon Luncurkan Jajaran PowerShot & IXUS Terbaru
"Kamera ini sesuai untuk pengguna yang senang mengabadikan momen dan bisa terhubung dengan WiFi," tutur Division Manager Image Communication Product Division Datascrip, Sintra Wong, dalam acara peluncuran kamera saku digital Canon di Artotel Hotel, Jakarta, Kamis (27/2/2014).

PowerShot S200 dilengkapi dengan berbagai fitur seperti lensa 24-120mm dengan zoom 5x, sensor 10.1 megapiksel, dan prosesor DIGIC 5. Sedangkan SX600 HS memiliki sensor CMOS 16 megapiksel dan prosesor DIGIC 4+. Kamera ini bisa merekam video berkualitas Full HD MP4 hingga 30fps, memiliki lensa 24-450mm dengan zoom 18x dan zoomPlus 36x.

Adapun PowerShot SX700 HS mengusung teknologi seperti prosesor DICIG 6 dan lensa 3 Ultra-low Dispersion (UD). Kamera ini dilengkapi teknologi ZoomPlud yang bisa melakukan pembesaran hingga 60x.

Sedangkan untuk seri IXUS 265 HS, lensanya dibekali teknologi IS dan f/3.6-f/7.0, serta optical zoom 12x (25-300mm) yang bisa dioptimalkan hingga 24x. Kamera saku digital ini dipadukan dengan tkenologi prosesor DIGIC 4+ dan sensor CMOS beresolusi 16 megapiksel.
IXUS 155 memiliki resolusi 20 megpiksel dengan prosesor DIGIC 4+, serta zoom optik 10x dan fitut ZoomPlus. Sedangkan IXUS 145, juga memiliki prosesor yang sama dengan IXUS 155, dan bisa merekam video berkualitas HD 720p.

"Kamera-kamera ini akan tersedia di pasar sekira Maret atau April mendatang," kata Sintra.

PowerShot S200, SX700 HS, SX600 HS, masing-masing dibanderol Rp3,2 juta, Rp3,6 juta, dan Rp2,5 juta. Sedangkan masing-masing IXUS 265 HS, 155, dan 145, dijual seharga Rp2 juta, Rp1,6 juta, dan Rp1,1 juta.


Ini Ponsel Samsung Ber-OS Windows Phone?

Samsung sudah lama dikabarkan akan meluncurkan ponsel pintar berbasis Windows Phone. Dan kini penampakan rupa ponsel tersebut mulai muncul di dunia maya.
Ini Ponsel Samsung Ber-OS Windows Phone?
Dibocorkan dari akun Twitter @evleaks, smartphone Samsung bersistem operasi Windows Phone disebut-sebut memiliki nomor seri SM-W750V dengan nama sandi Samsung Huron. Bahkan kabarnya perangkat ini sudah mendapat kerja sama dengan perusahaan operator telekomunikasi Amerika Serikat, Verizon.

Verizon memberi nama perangkat Samsung Windows Phone ini sebagai Ativ SE. Kendatipun Verizon belum mengonfirmasi kebenaran berita ini. 

Seperti diketahui sebelumnya, Samsung sudah tak asing dengan sistem operasi Windows. Dan Ativ merupakan nama yang dipakai Samsung sebagai perangkatnya yang dijalankan dengan sistem operasi dari Microsoft. Seperti pada laptop atau komputer tablet berbasis Windows 8.1.

Dilihat dari bentuk fisik, perangkat Samsung ber-OS Windows Phone ini tampak seperti Samsung Galaxy S4. Yang barangkali juga akan memiliki spesifikasi tak jauh berbeda dengan perangkat Android dari Samsung tersebut.

Sebelumnya, Microsoft memang dikabarkan tengah mendekati Samsung untuk memproduksi perangkat berplatform Windows Phone. Bahkan kabar yang tersiar menyebutkan Microsoft rela ‘membayar’ Samsung untuk memproduksi ponsel yang menjalankan OS besutannya.


Canon Optimis Pasar Kamera Semakin Menguat

Canon masih memiliki kuasa besar di industri kamera. Setidaknya untuk kamera Single-lens reflex (SLR) dan compact, perusahaan asal Jepang ini masih memimpin pasar di Tanah Air. Handphone Komputer
 Canon Optimis Pasar Kamera Semakin Menguat
Diungkapkan Division Manager Image Communication Product Division PT. Datascrip, Sintra Wong, Canon memiliki 30 persen pangsa pasar kamera compact  dan 60 persen untuk SLR.
 
Canon, kata Sintra, akan tetap mempertahankan pangsa pasar yang telah dimiliki saat ini. “Target kita tahun ini masih sama dengan pencapaian tahun lalu, tapi dengan jumlah unit berbeda,” tutur Sintra dalam acara peluncuran jajaran kamera saku digital PowerShot dan IXUS terbaru di Artotel Hotel, Jakarta, Kamis (27/2/2014).
 
Secara unit, target Canon adalah 250 ribu untuk kamera compact dan 220 ribu kamera SLR. Adapun pasar kamera compact di Indonesia diprediksi mencapai 800 ribu unit, turun dari satu juta pada tahun lalu, sedangkan total pasar kamera SLR diprediksi 350 ribu unit.
 
Berbeda dengan kamera compact yang diperkirakan mengalami penurunan karena beralihnya pengguna entry level ke smartphone, kamera SLR semakin menguat berkat perkembangan teknologi yang semakin maju.
 
“Pasar kamera SLR memang masih bagus, karena juga didukung dengan teknologi yang semakin canggih sehingga semakin banyak yang menggunakan,” jelasnya.


Smartphone Android Ini Miliki Fitur Keamanan Tinggi

Smartphone dengan fitur keamanan tinggi sangat diperlukan untuk menjaga agar informasi penting tidak jatuh di tangan orang lain. Salah satu perusahaan pesawat terbang, Boeing mengembangkan smartphone dengan fitur self-destruct yang membuat smartphone menjadi tidak berfungsi apabila dibongkar paksa. Teknologi Terbaru
Smartphone Android Ini Miliki Fitur Keamanan Tinggi
Dilansir Mashable, Kamis (27/2/2014), handset yang didukung OS Android besutan Boeing ini dinamakan ‘Black’. Smartphone ini didesain untuk pekerja pemerintahan yang menangani infomasi sensitif.

Boeing menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan deskripsi mengenai smartphone Android misterius ini kepada Federal Communications Commission awal bulan ini. Bruce Olcott, penasehat Boeing mengatakan dalam surat ke FCC bahwa handset ini juga khusus ditujukan untuk perusahaan yang begerak dalam kegiatan kontrak dengan badan-badan seperti pertahanan dan keamanan dalam negeri.

"Perangkat ini akan dipasarkan dan dijual dengan cara sedemikian rupa. Sehingga teknis tingkat rendah dan informasi operasional tentang produk tidak akan diberikan kepada masyarakat umum," jelasnya.

Kabarnya, Boeing Black mendukung dua kartu SIM dan bisa bekerja pada jaringan GSM, WCDMA dan LTE. Perangkat ini juga memiliki baterai yang dapat dilepas serta konektivitas Bluetooth dan WiFi.

Olcott juga mengungkap bahwa smartphone baru ini diprogram untuk dapat meledak otomatis (self-destruct) bila seseorang mengoprek perangkat tersebut. “Setiap usaha untuk membuka casing perangkat akan memicu fungsi yang akan menghapus data dan perangkat lunak yang terdapat dalam perangkat,” tuturnya.

Selain itu, fungsi keamanan yang ditanamkan ini membuat smartphone tidak dapat dioperasikan. Olcott mengungkapkan, pihaknya tidak bisa membeberkan banyak hal tentang Black, karena rincian informasi hanya ditujukan untuk lembaga pemerintah untuk menjamin kehandalan serta keamanan produk tersebut.

Black bukanlah satu-satunya smarthpone dengan tingkat keamanan super tinggi. Awal pekan ini, SGP Technologies mengungkap Blackphone berbasis Android di Mobile World Congress di Barcelona. Berbeda dengan Boeing Black, Blackphone tersedia untuk warga sipil.